Thr Karyawan Swasta, Pegawai Atau Pekerja Wajib Paham Menghitungnya

By | 29/04/2021
Thr Karyawan Swasta, Pegawai Atau Pekerja Wajib Paham Menghitungnya, thr karyawan swasta, thr pegawai swasta, tunjangan hari raya karyawan, rumus hitung THR, berapa thr karyawan swasta, thr karyawan swasta 2021, thr karyawan swasta terkini, UMR upah pekerja. UMR upah karyawan terbaru

Thr Karyawan Swasta, Pegawai Atau Pekerja Wajib Paham Menghitungnya ! Inilah Cara Menghitung THR Tunjangan Hari Raya Karyawan Swasta Jangan Sampai Gagal Salah Paham.

Thr Karyawan Swasta Atau THR Pegawai Dan Pekerja Wajib Paham Menghitungnya – jagosolusi.com. Sumber Daya Manusia (SDM) atau pegawai adalah salah satunya aspek produksi penting pada suatu perusahaan. Hal ini karena SDM atau pegawai menjadi sumber kelebihan berkompetisi yang berkepanjangan untuk perusahaan dalam hadapi kompetisi.

Karena itu, kesejahteraan pegawai harus menjadi perhatian. Diantaranya dengan memerhatikan gaji dan tunjangan karyawan, termasuk THR karyawan swasta ( Tunjangan Hari Raya ).

Berdasar pada Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003, kesejahteraan pegawai di artikan sebagai pemenuhan kebutuhan rohani dan jasmani. Kebutuhan tersebut mencakup baik dalam atau di luar hubungan kerja yang secara langsung atau tidak langsung tingkatkan keproduktifan karyawan.

Baca juga : Coworking Space Jakarta Bisnis Property Modern Metropolitan

Karena itu wajib untuk perusahaan untuk menjamin kesejahteraan pegawai supaya keproduktifan kerja bertambah dan otomatis berpengaruh positif untuk perubahan perusahaan tersebut.

Hak Karyawan Swasta Di Antaranya, Sebagai Berikut :

Dimulai dari memberi training kerja yang mempunyai tujuan untuk tingkatkan ketrampilan yang dipunyai oleh karyawan. Selain itu, sampai penghasilan yang diterima karyawan sebagai suatu hal yang terkait dengan kesejahteraan karyawan.

Dalam PP No. 78 Tahun 2015 pada Pasal 3 ayat (1) yang mengeluarkan bunyi:

Kebijakan pengupahan diarahkan untuk mencapai pendapatan yang memenuhi penghidupan yang pantas untuk Karyawan / Pekerja. Selain itu diartikan dengan pendapatan memenuhi penghidupan yang pantas untuk pegawai ialah jumlah penghasilan gaji. Tidak hanya gaji namun ada non-upah dari pekerjaan yang sanggup memenuhi keperluan dasar pegawai dan keluarganya misal saja THR pegawai swasta.

Baca juga : Coworking Space Di Tangerang Bisnis Menjanjikan Era Modern

Ketidaksamaan Gaji dan Non Gaji dalam Penghasilan Karyawan Swasta

Lalu apakah yang dimaksud dengan penghasilan upah dan non upah untuk karyawan?

Berdasar Ketentuan Pemerintahan Nomor 78/2015 sebagai berikut :

  • Gaji ialah hak karyawan yang diterima dan dipastikan berbentuk uang sebagai kompensasi dari pemberi kerja ke karyawan yang ditetapkan dan dibayar sesuai kesepakatan kerja.

Sedangkan penghasilan non gaji menurut PP No. 78/2016 sebagai berikut :

  • Dipastikan sebagai tunjangan hari raya keagamaan (THR), tantiem, uang pengganti fasilitas, dan servis ongkos untuk usaha tertentu.

Baca juga : Cek Nomor Telepon HP Saya Sendiri Telkomsel, XL, Indosat Dll

Sebagai salah satunya elemen penghasilan non-upah, ketetapan tentang THR pekerja swasta sudah tentu tercantum pada PERMENAKER No. 6 Tahun 2016. Khusus pada Pasal 1 disebut jika Tunjangan Hari Raya (THR) sebagai penghasilan non-upah yang perlu dibayar oleh perusahaan ke pegawai saat sebelum Hari Libur Keagamaan.

THR Karyawan Swasta Ada Hak Aturan Bakunya

PERMENAKER No. 6/2016 Pasal 2 yang mengeluarkan bunyi:

” Pengusaha harus memberi THR Keagamaan ke Karyawan / Pekerja yang sudah bekerja waktu 1 (satu) bulan secara terus-terusan atau lebih “

Di mana THR karyawan swasta tersebut harus di serahkan kepada pekerja yang mempunyai hubungan kerja dengan pebisnis berdasar pada Kesepakatan Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWT). Selain xitu kesepakatan Kerja Waktu Tetap (PKWT) hingga perhitungan dan ketetapan THR untuk pegawai negeri dan swasta tidak ada perbedaannya.

Baca juga : Hosting Murah Terjangkau No.1 Rekomendasi Membuat Website Blog

THR karyawan swasta harus diberikan 1 (satu) kali di dalam 1 (satu) tahun ke pekerja sesuai Hari Raya keagamaan masing-masing sesuai Pasal 5 ayat (1). Namun tetapi beberapa perusahaan memberi THR pegawai swasta ke semua pekerja pada 1 waktu yakni saat sebelum Hari Lebaran yang sudah ditata dalam kesepakatan kerja.

THR pegawai swasta harus dibayar selambatnya 7 (tujuh) hari saat sebelum Hari Raya Keagamaan dan harus dibayar berbentuk dan menggunakan mata uang rupiah sesuai Pasal 6. Serta dalam soal terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan pada karyawan PKWTT. Dan terhitung tiga puluh hari saat sebelum Hari Keagamaan, perusahaan harus memberi uang THR ke karyawan.

Perhitungan Atau Menghitung Berapa THR Karyawan Swasta Atau Pegawai ?

  • Perhitungan Atau Menghitung Besaran THR Karyawan Pegawai Swasta Untuk 1 Tahun Atau Lebih Masa Kerja

Karena pada intinya ketetapan dan perhitungan THR untuk pegawai negeri dan swasta ialah sama, karena itu perhitungan THR karyawan swasta sesuai PERMENAKER Nomor 6 Tahun 2016 Pasal 3. Yang mana besaran THR yang perlu dikasih ke pekerja berdasar periode kedudukannya. Apabila seorang pekerja swasta mempunyai periode kerja terus-terusan sepanjang 12 bulan ataupun lebih, karena itu THR yang perlu dibayar. Perusahaan wajib membayarkan THR pekerja swasta ke karyawan itu ialah 1 bulan gaji.

Baca juga : Keuntungan Toko Kelontong Warung Sembako Eceran Bisnis Prospek

Misalkan Juki ialah seorang karyawan swasta yang sudah bekerja sepanjang 20 bulan di perusahaan secara berkepanjangan dan terima upah bulanan sejumlah Rp10.000.000. Sehingga perusahaan harus bayar THR sejumlah Rp10.000.000 ke Juki karena sudah melampui 1 tahun atau 12 bulan masa kerja.

Thr Karyawan Swasta, Pegawai Atau Pekerja Wajib Paham Menghitungnya, thr karyawan swasta, thr pegawai swasta, tunjangan hari raya karyawan, rumus hitung THR, berapa thr karyawan swasta, thr karyawan swasta 2021, thr karyawan swasta terkini, UMR upah pekerja. UMR upah karyawan terbaru

Thr Karyawan Swasta, Pegawai Atau Pekerja Wajib Paham Menghitungnya

  • Perhitungan Atau Menghitung Besaran THR Karyawan Pegawai Swasta Kurang 1 Tahun Masa Kerja

Sedangkan untuk pekerja yang mempunyai periode kerja berkepanjangan 1 bulan tapi kurang dari 12 bulan, maka Tunjangan hari raya karyawan swasta yang diterima proporsional seperti periode kerja. Berikut rumus perhitungan thr pekerja pegawai swasta untuk pekerja yang belum penuh bekerja 12 bulan atau 1 tahun dengan rumus penghitungan:

(Masa kerja / 12) x 1 (satu) upah satu bulan

Misalkan saja, Mizwar ialah pegawai baru yang bekerja dalam suatu perusahaan swasta sepanjang enam bulan dan terima upah bulanan sejumlah Rp 10.000.000. Untuk itu Mizwar berhak menerima THR karyawan swasta sebesar yang diterima ialah:

(6/12) x Rp 10.000.000 = Rp 5.000.000

 

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *